konservasi lingkungan laut Options
Ipuk berharap Hari Lingkungan Hidup Sedunia bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan mulai dari membuang sampah hingga isu perubahan iklim. Salah satu tindakan menjaga lingkungan yang dilakukan Banyuwangi dengan melakukan pengolahan sampah berbasis sirkular. "Kita terus menggalakkan berdirinya tempat pengolahan sampah terpadu 3R seiring dengan tumbuhnya perilaku masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah.Kondisi ini tidak hanya merusak keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu krisis iklim yang kian sulit dikendalikan, bahkan melahirkan fenomena baru: pengungsi iklim atau local climate refugee.
Kita semua bagian dari ekosistem yang sama dan harus saling menjaga agar tetap seimbang.” Jadi, mari kita bersama-sama berperan dalam konservasi laut demi menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya laut untuk generasi mendatang. Semua pihak memiliki peran pentingnya dalam menjaga laut agar tetap lestari.
Perubahan fungsi lahan menjadi perkebunan, tambang, dan infrastruktur menjadi penyebab utama. Dampaknya multidimensional: pelepasan karbon yang mempercepat perubahan iklim, peningkatan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, hingga hilangnya mata pencaharian masyarakat adat dan pedesaan.
Melalui instrumen wakaf, zakat, dan sedekah yang dikelola dengan prinsip keberlanjutan, keuangan syariah menawarkan solusi jangka panjang untuk restorasi hutan dan pelestarian lingkungan.
Tantangan terbesar dalam usaha konservasi hutan hujan tropis tuh pastinya datang dari faktor ekonomi dan politik. Banyak banget kepentingan yang bikin hutan terancam karena proyek-proyek besar ataupun aktivitas ilegal. Sayangnya, enggak semua orang paham pentingnya pelestarian hutan Di Sini dibandingkan keuntungan finansial jangka pendek.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan atau menggunakan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Juga menggunakan alat penangkapan ikan yang tidak mengganggu kehidupan terumbu karang dan laut,” ungkapnya.
Beberapa program yang akan dijalankan tahun ini, di antaranya kegiatan konservasi kawasan dan wisata edukasi penyu, penanaman hutan bakau sekitar Gardu Induk Sambelia, konservasi terumbu karang dan pemeliharaan transplantasi karang berkelanjutan serta rehabilitasi mangrove Pantai Utara Jawa.
Kondisi ini tidak hanya merusak keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu krisis iklim yang kian sulit dikendalikan, bahkan melahirkan fenomena baru: pengungsi iklim atau weather refugee.
Sebagai individu, kita juga dapat ikut berperan dalam konservasi laut. Mulai dari tidak membuang sampah plastik ke laut, mendukung kebijakan pemerintah terkait konservasi laut, hingga turut serta dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung pelestarian ekosistem laut.
Selama 7 tahun perjalanan program ada beragam inisiatif, inovasi, maupun produk yang dihasilkan mitra dan penerima manfaat (masyarakat). Hasil dari kerja-kerja konservasi ini ingin kami bagikan sekaligus diperkenalkan kepada khalayak agar ada shared learning antar mitra, promosi produk kepada pasar, serta terbangunnya komunikasi dalam rangka mengintegrasikan inisiatif mitra TFCA-Sumatera dengan rencana kerja Pemerintah ditingkat nasional maupun pemerintah daerah.
Beberapa program yang akan dijalankan tahun ini, di antaranya kegiatan konservasi kawasan dan wisata edukasi penyu, penanaman hutan bakau sekitar Gardu Induk Sambelia, konservasi terumbu karang dan pemeliharaan transplantasi karang berkelanjutan serta rehabilitasi mangrove Pantai Utara Jawa.
“Hutan bukan hanya kumpulan pohon, tetapi ekosistem kompleks yang penuh dengan flora dan fauna yang beragam. Mereka memainkan peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati global dengan menyediakan habitat untuk tak terhitung jumlah spesies, banyak di antaranya belum ditemukan.
“Pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab ekologis, tetapi juga manifestasi dari ibadah yang memiliki dimensi spiritual dan sosial,” ujarnya.